Minggu, 03 Februari 2013

Mengenal polycarbonate

Polikarbonat (Polycarbonate)
Polikarbonat (polycarbonate) merupakan salah satu jenis dari thermoplastic polimer. Sifatnya mudah dikerjakan (easily worked), dicetak (easily moulded) dan mudah terbentuk dengan panas (easily thermoformed). Material ini banyak digunakan pada industri kimia modern. Material ini memiliki identifikasi kode plastik 7.



Polikarbonat lebih banyak dikenal sebagai penutup atap. Sebenarnya ada banyak kegunaan bahan yang kuat dan tahan panas ini.
Mungkin anda sudah sering melihat penutup atap pergola yang terbuat dari bahan semitransparan berwarna-warni.
Mungkin juga anda sudah sering mendengar orang menyebut bahan ini dengan nama polikarbonat. Tetapi apa sebenarnya bahan yang berasal dari kata polycarbonate dalam bahasa Inggris ini?
Polikarbonat yang sering disebut juga sebagai engineering plastic ini merupakan hasil sintesa minyak bumi dan gas.
Sebenarnya material ini sudah ditemukan di AS, dan Jerman sejak tahun 1956. tetapi baru masuk ke Indonesia sekitar pertengahan 1980-an.

Lebih Kuat
Material ini sangat kuat. Bahan ini 250 kali lebih kuat dibandingkan kaca, dan 20 kali lebih kuat dibandingkan akrilik.
Mengapa kedua bahan ini yang dijadikan perbandingan? Kaca dan akrilik merupakan bahan transparan yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Polikarbonatpun memiliki sifat transparan yang setara dengan kaca, namun punya kekuatan lebih baik.
Selain kuat, polikarbonat juga tahan panas, alias baru meleleh sampai 2000 derajat celcius. Bila material ini terbakar, lelehannya tidak akan menyebar. Karena transparan, kuat dan tahan panas. Polikarbonat banyak digunakan untuk jendela pesawat terbang, tameng huru hara, gallon air minum, serta botol susu. Dengan kekuatan seperti ini, material ini segera dimanfaatkan sebagai pengganti kaca, misalnya untuk atap transparan maupun partisi ruang. Lalu apa bedanya dengan lembaran fiberglass yang juga digunakan untuk keperluan serupa? Jika terpapar panas matahari selama 3 tahun, fiberglass yang berasal dari serat kaca akan jadi getas (rapuh dan mudah patah). Bahan dasar polikarbonat yang berbeda membuatnya tidak getas meskipun terus menerus dijemur.
Lembaran yang Fleksibel
Sebagai material bangunan, polikarbonat dibuat dalam bentuk lembaran berukuran 2,1m x 11m. ketebalan dan bentuk yang tersedia cukup beragam. Ada yang berupa lembaran bergelombang, lembaran datar, serta lembaran berongga. Dibandingkan dengan yang lainnya, yang paling istimewa adalah jenis berongga.
Masing-masing jenis itu memiliki ketebalan yang beragam. Untuk polikarbonat yang berupa lembaran bergelombang, ketebalan materialnya hanya 0,8mm. Sedangkan yang berbentuk lembaran datar, ketebalannya 1,1mm. Jenis yang berongga paling beragam, ketebalannya mulai 5mm samapai 16mm. Karena tipis, material ini dapat dilekukkan secara fleksibel. Material inipun sangat ringan, per m2 bobotnya hanya 1,2 kg (Densitas (ρ) polikarbonat = 1200 – 1220 kg/m3). Agar lebih mudah dipadankan dengan bangunan yang sudah ada, polikarbonat tersedia dalam berbagai warna, mulai dari yang bening, abu-abu, hijau, biru, merah muda, sampai warna keperakan dan keemasan. Untuk warna, produsen polikarbonat tertentu memberikan jaminan selama 10 tahun atas pudarnya warna.
Bahan polikarbonat ternyata dapat dieksplorasi menjadi berbagai bentuk desain untuk rumah. Apa saja aplikasinya?
Teknologi bahan ‘plastik’ polikarbonat masih terus berkembang. Saat ini masyarakat lebih banyak mengenal polikarbonat sebagai bahan penutup atap carport. Padahal polikarbonat berpotensi untuk diolah menjadi bentuk-bentuk desain yang menarik dan dapat diterapkan di rumah.
Perkembangan pemakaian polikarbonat di Indonesia memang agak terlambat dibandingkan dengan negara-negara lain. Tapi lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali bukan? Berikut ini adalah beberapa aplikasi bahan polikarbonat yang dapat diterapkan di rumah.
Anak Tangga
Mirip seperti pada lantai, polikarbonat pada anak tangga harus memiliki ketebalan tertentu (minimal 16mm) agar kuat ketika dipijak. Wujud plastiknya yang semi transparan membuat seseorang biasanya akan merasa ragu ketika menaikinya. Sebenarnya dengan didukung oleh struktur tangga dan rangka polikarbonat, kita tidak perlu khawatir dengan kekuatannya. Ruang anda bisa terkesan sangat futuristic dengan anak tangga polikarbonat.
Furnitur
Material untuk furniture seperti kayu atau logam dapat dikombinasikan dengan lembaran polikarbonat. Beberapa contoh yang sudah ada, polikarbonat biasanya dipakai pada bagian-bagian tertentu saja seperti ambalan pada lemari, pintu lemari, atau bagian lain. Perpaduan tersebut menghasilkan furniture dengan tampilan modern dan hi-tech.
Partisi Interior
Pembatas ruang dari polikarbonat telah banyak dipakai pada interior kantor. Tapi bukan tidak mungkin bila anda mengaplikasikannya di rumah. Partisi polikarbonat cocok untuk interior yang modern. Bahan ini memiliki efek tembus pandang serta mampu membentuk pencahayaan yang unik, sehingga dapat menciptakan suasana ruang yang berkesan hi-tech. Sifatnya yang tahan air membuat bahan ini bisa juga diterapkan di area yang basah dan lembab seperti kamar mandi.
Penutup Atap/Kanopi
Sampai saat ini, polikarbonat masih popular digunakan sebagai penutup atap kanopi, gazebo, carport, skylight, bahkan atap jembatan penyeberangan. Sayangnya, desain bentuk atap yang umum dipakai di rumah-rumah masih ‘standar’, belum terlalu berani mencoba desain-desain yang unik. Recommend Penulis, Polikarbonat untuk kanopi:
1. Twinlite 5mm untuk kanopi, warna gray, garansi 10 tahun
2. Solarlite (merk lokal) lebih murah, garansi 5 tahun
polikarbonat
Greenhouse
Setiap lembar polikarbonat memiliki kemampuan untuk menahan panas dan sinar ultra violet yang berbahaya bagi makhluk hidup. Namun sifatnya yang transparan masih dapat meneruskan cahaya lainnya. Oleh sebab itu, bahan polikarbonat cocok bila dipakai untuk rumah kaca (greenhouse), yakni tempat/ rumah untuk menyemaikan tanaman yang ruang dalamnya dapat diatur intensitas cahaya, suhu, dan kelembabannya.
Lantai
Aplikasi polikarbonat pada lantai belum banyak diterapkan di rumah, tapi sudah dipakai untuk dekorasi stand pameran dan lantai panggung. Bahan polikarbonat yang semi transparan dapat menciptakan efek lighting yang menarik dari arah bawah, sehingga tampilan ruang menjadi glamour dan meriah. Untuk lantai, ketebalan polikarbonat harus mencapai 16mm. Jika kita ingin membuat suasana di salah satu sudut rumah terlihat berbeda, lantai polikarbonat bisa dicoba.
Pintu dan Jendela
Daun pintu/ jendela dari polikarbonat dapat diaplikasikan di ruang-ruang yang semi privat, karena bayangan orang di baliknya masih terlihat samar-samar.
Interaksi material dengan bahan lainnya
Material yang akan merusak polikarbonat:
* Alkali bleaches seperti sodium hypochlorite
* Acetone
* Acrylonitrile
* Ammonia
* Amyl acetate
* Benzene
* Bromine
* Butyl acetate
* Sodium hydroxide
* Chloroform
* Dimethylformamide
* Concentrated hydrochloric acid
* Concentrated hydrofluoric acid
* Iodine
* Methanol
* Methyl ethyl ketone
* Styrene
* Tetrachloroethylene
* Toluene
* Concentrated sulfuric acid
* Xylene
* Cyanoacrylate monomers
Material yang memerlukan perhatian khusus apabila kontak dengan polikarbonat:
* Cyclohexanone
* Diesel oil (solar)
* Formic acid
* Gasoline
* Glycerine
* Heating oil
* Jet fuel
* Concentrated perchloric acid
* Sulfur dioxide
* Turpentine
Material yang aman bagi polikarbonat:
* Acetic acid (asam asetat)
* Ammonium chloride
* Antimony trichloride
* Borax in H2O
* Butane
* Calcium chloride
* Calcium hypochlorite
* Carbon dioxide
* Carbon monoxide
* Citric acid 10%
* Copper(II) sulfate
* Ethyl alcohol, i.e. ethanol 95%
* Ethylene glycol
* Formaldehyde 10%
* Hydrochloric acid 20%
* Hydrofluoric acid 5%
* Isopropyl alcohol
* Mercury
* Methane
* Oxygen
* Ozone
* Sulfur
* Urea
* Air pada suhu kamar (di atas 60 derajat akan menyebabkan degradasi hidrolisis)